Tampilkan postingan dengan label inspirational story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirational story. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Agustus 2018

Surat untuk Sahabatku... [College Edition]

First of all, "Happy friendship day all!"

Yup, ternyata minggu ini merupakan hari persahabatan :)

source : https://www.daysoftheyear.com/days/friendship-day/

And I just wanna say thankyou God that I'm so blessed for having friends in my life..

Dalam memperingati Hari Persahabatan ini, aku ingin memberi sebuah hadiah kepada sahabat-sahabat dekatku... Hadiah dalam bentuk surat.. Hadiah ini sudah kuberikan sebelumnya kepada mereka saat kami menghabiskan waktu bersama di malam farewell beberapa minggu lalu. Klo dalam post-post sebelumnya ku sudah pernah menulis tentang sahabat-sahabat dekatku saat masa SMP dan SMA, hari ini sepertinya waktu yang tepat untuk menulis tentang sahabat-sahabat dekatku di kuliah..:))

Rabu, 22 Agustus 2012

A New Place to Study

Bagi teman-teman yang baru lulus tahun ini, khususnya yang lulus SMA, finally "Welcome to the college!"..
Tempat belajar baru,,
teman baru,,
suasana baru,,
lingkungan baru,,
semuanya serba baru.. hehe

Rabu, 27 Juni 2012

Kisah Inspiratif : Ayah, aku capek..

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran. “Oh Ayah, ayah” kata sang anak. “Ada apa?” tanya sang ayah. “Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga mulutku untuk tidak menyakiti, sedang temanku seenaknya saja berbicara sampai aku sakit hati. Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-teman ku, sedang teman-temanku seenaknya saja bersikap kepada ku. Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan tidak belajar. Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus berbelanja tanpa harus menabung. Aku ingin berbelanja terus! Aku capek ayah, aku capek menahan diri. Aku ingin seperti mereka. Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah !” sang anak mulai menangis.

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ” Anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”, lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Lalu sang anak pun mulai mengeluh ” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang. Aku benci jalan ini ayah”, sang ayah hanya diam.

Selasa, 26 Juni 2012

Persekutuan Pelajar Kristen (PPK) SMANSA Palu

"Syalooom!"
Itulah kata yang sering kita dengar saat mengikuti ibadah-ibadah di gereja maupun persekutuan. Tak jarang saat kita mengikuti ibadah hari jumat di sekolah, kita juga mendengar kata itu. Berbicara tentang ibadah di sekolah, kita pun pasti ingat dengan yang namanya 'PPK atau Persekutuan Pelajar Kristen'. Yup, itu adalah suatu persekutuan siswa-siswi Kristen. Dalam PPK ini ada yang namanya pengurus. Merekalah yang merancangkan sebuah program-program yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan rohani. 

(Itu tadi sedikit perkenalan tentang PPK supaya teman-teman yang membaca mengetahuinya. Sekarang kita masuk ke dalam intinya ^_^)
Kepengurusan PPK merupakan salah satu organisasi yang di dalamnya kita boleh mengenal yang namanya tanggungjawab, kedewasaan, kerjasama, dan kebersamaan. Aku ingin menulisnya karena ini juga adalah organisasi yang aku ikuti dari kelas 1 SMA.

Minggu, 03 Juni 2012

Kisah Inspiratif : Kalimat yang Sulit Diucapkan Ayah


Mama-lah yang lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaan setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata papa-lah yang mengingatkan mama untuk meneleponmu. Mungkin dulu sewaktu dirimu kecil mama-lah yang sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang papa kerja dan dengan wajah lelah papa selalu menanyakan pada mama tentang kabarmu dan apa yang kamu lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil… papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah papa menganggapmu bisa, papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…kemudian mama bilang :”Jangan dulu papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

TAPI SADARKAH KAMU? Bahwa papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu bahwa putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, mama menatapmu iba. Tetapi papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, papa melakukan itu karena papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, papa sangat khawatir sampai kadang dengan sedikit membentak dengan berkata : “Sudah dibilang jangan minum air dingin!” Berbeda dengan mama yang memperhatikan dan menasehatimu dengan lembut. Ketahuilah pada saat itu sebenarnya papamu benar- benar mengkhawatirkanmu.

It's all because of God. God is good!

Yup, itu semua terjadi karena Tuhan. Tuhan itu baik..

Saat ini aku ingin berbagi kepada teman-teman about the beautifull things that had been happened in my life. Sebenarnya setiap hari selalu ada hal indah yang terjadi di hidup ini :), but at this time I wanna post one of them.

Senin, 23 April 2012

Kisah Inspiratif : Kisah Andoy

Ada seorang bocah laki-laki berusia sekitar 9 tahun yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah yang berbatu dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyebrangi jalan raya tersebut, bocah laki-laki ini mampir sebentar ke Gereja tiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan, yang dianggapnya sebagai sahabatnya.
Tindakannya ini selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.